Notification

×

Iklan

Advertisement

Kafe Remang-Remang Talang 12 Bersimbah Darah, Warga Desak Polisi dan Pemerintah Tutup Total Hiburan Malam Ilegal!

Rabu, 21 Oktober 2026 | Oktober 21, 2026 WIB Last Updated 2026-10-23T04:36:44Z




EMPAT LAWANG – Praktik prostitusi, peredaran minuman keras, dan hiburan malam ilegal di Kabupaten Empat Lawang kembali menelan korban. Sebuah insiden berdarah dilaporkan terjadi di salah satu kafe remang-remang di kawasan Talang 12, Kecamatan Saling


Peristiwa pembacokan yang terjadi pada tengah malam beberapa pekan lalu ini melibatkan pemilik kafe, yang dikenal dengan inisial L (Leha), dan seorang warga dari Desa Nanjungan. Akibat keributan tersebut, korban bersimbah darah setelah terkena sabetan senjata tajam.


Berdasarkan informasi yang dihimpun dari narasumber di lapangan yang meminta identitasnya dirahasiakan, keributan hebat pecah di tengah riuhnya musik malam antara malam Sabtu atau malam Minggu.


"Kejadiannya tengah malam. Terjadi keributan besar yang berujung pembacokan. Korbannya warga Nanjungan, dan terduga pelakunya adalah pemilik kafe itu sendiri, yang biasa dipanggil Leha." ujar narasumber tersebut kepada awak media.


Hingga berita ini diturunkan, kondisi terkini korban serta motif pasti di balik pertikaian berdarah tersebut masih dalam penelusuran lebih lanjut.


Tragedi berdarah ini memicu gelombang kemarahan dari masyarakat. 


Warga menilai keberadaan kafe remang-remang di Talang 12 sudah sangat meresahkan, melanggar norma agama, dan menjadi bom waktu yang memicu aksi kriminalitas.


Desakan keras kini diarahkan kepada Polsek Tebing Tinggi, Polres Empat Lawang, serta Pemerintah Desa setempat untuk segera mengambil tindakan tegas tanpa pandang bulu.


"Polisi dan pemerintah harus bergerak cepat! Tutup total semua tempat hiburan malam di sana. Mereka itu tidak ada izin sama sekali," cetus salah satu tokoh warga dengan nada geram.


Ia juga mengingatkan pemerintah agar tidak menutup mata terhadap identitas Empat Lawang.


"Empat Lawang ini daerah agamis. Masa tempat mabuk-mabukan dan tempat wanita nakal dibiarkan begitu saja? Jangan sampai ada peristiwa berdarah lagi, atau bahkan jatuh korban jiwa yang lebih parah ke depannya." tegasnya.


Kawasan Talang 12 memang kerap menjadi sorotan aparat. Sebelumnya, Polres Empat Lawang juga pernah menggerebek kafe tersembunyi di tengah perkebunan karet wilayah ini yang menjaring puluhan pengunjung positif narkoba serta menyita ratusan botol miras.


Namun, insiden pembacokan terbaru ini membuktikan bahwa efek jera belum sepenuhnya terbangun. Kini, keberanian dan ketegasan Pemrintah bersama aparat kepolisian untuk melakukan penutupan permanen dan pembongkaran tempat maksiat ilegal tersebut benar-benar diuji oleh masyarakat.

×
Berita Terbaru Update